Pembahasan Bentuk blok If End If - Penyesuaian tindakan yang didasarkan karena suatu masalah atau keadaan merupakan suatu proses yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari hari, tidak hanya dalam kehidupan ternyata penyesuaian tindakan atau melakukan tindakan sesuai kondisi tertentu juga diterapkan dalam pemrograman. Suatu kondisi yang terbatas bisa jadi karena dibatasi oleh banyak nilai dari sebuah kriteria sampai dengan dibatasi oleh banyak nilai dari banyak kriteria. Dengan demikian, diperlukan sebuah proses untuk memeriksa setiap kondisi yang mungkin terjadi.


Bahasa jawanya begini, bila kucing lapar maka kucing tersebut akan "meong meong meong" bila kambing lapar maka kambing tersebut akan "mbek mbek mbek". Jika kita lapar maka kita akan langsung makan sampai keyang, bila mengantung maka akan langsung tidur atau jika sudah larut malam maka lumrahnya kita akan tidur, jika tidak punya uang maka kita akan bekerja sampai dapat uang

Operator perbandingan (Comparison Operator)
Dalam pemrograman pemeriksaan kondisi merupakan proses membandingkan suatu nilai dengan nilai lain atau mungkin hanya sekedar memeriksa suatu nilai tersebut ada atau tidak, proses pemeriksaan ini akan menghasilkan nilai benar atau nilai salah yang biasa disebut dengan istilah False dan True
Dalam excel visual basic (VBA) nilai True jika dikonversi menjadi numerik sama dengan (-1) dan nilai False sama dengan 0 (nol)

Pada umumnya, di dalam pemrograman, pemeriksaan setiap kondisi adalah proses membandingkan suatu nilai dengan nilai lainnya atau sekedar memeriksa ada atau tidak ada. Pemeriksaan suatu kondisi akan menghasilkan status terpenuhi atau tidak terpenuhi. Status terpenuhi biasa disebut keadaan TRUE dan status tidak terpenuhi biasa disebut FALSE. Didalam VBA, nilai TRUE akan bernilai -1 jika dikonversi menjadi numerik, sedangkan nilai FALSE akan bernilai 0. Bisa jadi pada bahasa pemrograman selain VBA akan memiliki hasil konversi ke numerik yang berbeda untuk nilai TRUE-nya. Didalam worksheet Excel, nilai TRUE akan dikonversi menjadi nilai 1. Nilai selain 0 akan setara dengan TRUE.

Proses penyusunan kondisi tersebut membutuhkan operator penyusun kalimat kondisi yang disebut comparison operator. Comparison operator yang saya masksud adalah :
< (kurang dari), > (lebih dari), <= (kurang dari atau sama dengan), >= (lebih dari atau sama dengan), <> (bukan), = (sama dengan), Is (adalah [khusus object]) dan yang terakhir adalah Like (ada bunyi [khusus string])

Comparison operato Lihat nilai True dan False dibawah ini
< (kurang dari); A < B menghasilkan TRUE ketika A kurang dari B > (lebih dari); A > B menghasilkan TRUE ketika A lebih dari B
<= (kurang dari atau sama dengan); A <= B menghasilkan TRUE ketika A adalah sebelum B dan maksimal sampai B >= (lebih dari atau sama dengan); A >= B menghasilkan TRUE ketika A mulai dari B atau lebih dari B
<> (bukan); A <> B menghasilkan TRUE ketika A selalu berbeda dengan B
= (sama dengan); A = B menghasilkan TRUE ketika A bernilai sama dengan B
Is (adalah [khusus object]); rngFind Is Nothing menghasilkan TRUE ketika variabel bernama rngFind tidak ada isinya
Like (ada bunyi [khusus string]); sTeks Like sPattern menghasilkan TRUE ketika nilai dalam sTeks memiliki bunyi nilai sPattern

Operator logika (Logical Operator)
Diatas saya menggunakan istilah jika larut malam maka kita akan tidur, kali ini saya akan coba menggambarkan logika yang umum digunakan dalam kontrol persediaan barang, Contohnya adalah ketika nilai penjualan mencapai sekian atau jumlah item tertentu yang terjual mencapai sekian maka akan dilakukan proses demikian. Nilai penjualan mencapai sekian adalah kondisi pertama. Jumlah item tertentu yang terjual mencapai sekian adalah kondisi kedua. Kondisi pertama dengan kondisi kedua harus terpenuhi melalui hubungan 'atau', yang berarti andaikan salah satu saja dari kondisi tersebut terpenuhi, proses yang demikian akan dilakukan.
Dalam bahasa pemrograman untuk memriksa suatu kondisi bernilai benar atau salah menggunakan Operator logika yaitu

Operator logika AND , jika operator yang digunakan adalah AND maka kedua syarat yang disebutkan diatas harus terpenuhi
Operator logika OR , cukup salah satu syarat saja yang terpenuhi
Operator logika XOR , syarat yang terpenuhi tidak boleh lebih dari satu
Operator logika NOT , kondisi yang tidak membolehkan kondisi tersebut terpenuhi

Saya akan gambarkan contoh kejadian yang lebih mudah contoh
AND : "Jika Sales A berhasil menjual item dengan jumlah 100 Pcs dengan nilai total jual 100.000.0000 maka sia A berhak mendapatkan bonus sepeda motor bekas" untuk penggunaan AND maka kedua syarat harus terpenuhi

OR : "Jika Sales A berhasil menjual item dengan jumlah 100 Pcs maka sia A berhak mendapatkan bonus sepeda motor bekas, atau jika si A berhasil mendapatkan nilai total jual 100.000.0000 maka sia A berhak mendapatkan bonus sepeda motor bekas", jika menggunakan Operator logika OR maka cukup satu syarat saja yang terpenuhi

Kalu ditulis dalam VBA gambaranya seperti ini
A = "Muhammad Fadli"
If A = 100 And A = 100000000 then
A = "Sepedah motor Bekas"
End If

Atau kalau memakai Operator logika OR

A = "Muhammad Fadli"
If A = 100 or A = 100000000 then
A = "Sepedah motor Bekas"
End If

Untuk memahami Pembahasan Bentuk dasar blok IF kita lanjutkan dihalaman berikutnya , semoga bermanfaat silahkan tinggalakan komentar atau follow IG admin kami Wasis Zain, terimakasih dan salam
No comments